Tampilkan postingan dengan label Jagad Ilmu Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jagad Ilmu Pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Tryout UN Gratis dan Berhadiah Jutaan

Posted on 13.44 | By Admin | In





Ujian Nasional (UN) sudah di depan mata. Para pelajar yang akan menghadapi UN pun mulai cemas dan panas dingin menghadapi soal-soal ujian. Namun, kini para siswa dimudahkan dengan mengakses try out online gratis yang diluncurkan Kementerian Pendidikan Nasional, Senin (15/3) kemarin.



Para siswa dimudahkan dengan mengakses try out online gratis yang diluncurkan Kementerian Pendidikan Nasional. Siswa-siswa dapat mengakses soal-soal ujian hingga 20 Maret mendatang.


Try out untuk sekolah menengah atas dibuka mulai kemarin dan rencananya akan terus dilakukan hingga 20 Maret mendatang. Semua jenis mata ujian disiapkan, dari Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Geografi, Kimia, Ekonomi, Biologi, hingga Sosiologi. Cukup klik tryout.telkomspeedy.com atau primagamaplus.com.

Kurangnya sosialisasi membuat sebagian besar siswa tidak mengetahui try out gratis via internet itu. selain itu, jaraknya pun terlalu dekat dengan jadwal UN. Karena untuk siswa SMA, ujian akan digelar pada 22 Maret pekan depan. Meski demikian tentu lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Selamat belajar.(YNI/SHA)


sumber :http://berita.liputan6.com/sosbud/201003/268074/Try.Out.Gratis.Via.Internet.Diluncurkan

Museum Satwa di Malang

Posted on 18.14 | By Admin | In

Museum Satwa di Jatim Park 2, Kota Batu - Jawa Timur 2010

Kota Batu semakin mengukuhkan keberadaannya sebagai Kota Wisata yang tersohor di Indonesia. Makin hari wahana wisata yang ada di kota ini makin bertambah dan makin lengkap. Setelah ada Jatim Park, dan akhir tahun 2008 muncul BNS (Batu Night Spectacular), sekarang di awal 2010 muncul objek wisata baru Jatim Park 2 yang dimulai dengan pembukaan Museum Satwa.

Museum merupakan institusi permanen yang melayani kebutuhan publik dan bersifat terbuka, dengan melakukan kegiatan koleksi, konservasi, riset dan komunikasi terhadap bidang ilmu tertentu. Selain itu, museum juga memamerkan benda nyata kepada masyarakat untuk keperluan studi, pendidikan dan kesenangan (hiburan). Di sini, Museum Satwa menampilkan segala hal yang berhubungan dengan seluk-beluk dunia satwa.

Tampak luar museum ini mengingatkan kita pada bangunan Yunani Kuno, seperti Parthenon di Athena. Ini sebuah upaya parodik dengan meminjam image klasik Barat sebagai sebuah “ke-masalalu-an”. Bisa banyak tafsir atas hal ini, bisa sebagai jejak bahwa asal museum memang dari Barat, bisa juga sebagai sindiran bahwa kita belum bisa melepaskan diri dari bayang-bayang arsitektur Barat.

Sajian dalam Museum Satwa ini sangat beragam, di dalamnya ada sekitar 84 diorama satwa dari berbagai penjuru dunia, dari dalam negeri maupun luar negeri. Diorama ini memberi gambaran yang seakan-akan nyata tentang kehidupan satwa di habitatnya di alam liar dengan menggunakan hewan awetan murni.

Diorama Satwa

Juga ada insektarium yang berisi 5000 jenis serangga yang didapatkan dari berbagai tempat seperti Peru, Papua Nugini, Kolumbia, Malaysia dan bahkan dari Pulau Madagaskar di pantai timur Afrika, tak ketinggalan juga dari hutan Indonesia. Pengunjung juga bisa menikmati fish diorama berupa diorama kehidupan bawah air. Baik kehidupan di air tawar seperti sungai, danau maupun rawa, juga di air laut di beberapa kedalaman yang berbeda-beda. Di sini pengunjung seperti dibawa di kedalaman air dan melihat langsung ikan di habitatnya.

Fish Diorama

Tak ketinggalan, terdapat diorama pemandangan alam dari berbagai tempat yang berbeda di berbagai belahan benua. Seperti diorama pemandangan alam yang berbatu, bersalju, hutan yang sedang terbakar dan lain-lain. Sajian lain yang cukup menarik adalah koleksi fosil, fosil yang dipamerkan di sini adalah fosil tiruan dari bahan fiberglass. Fosil-fosil ini akan memberi pengetahuan kepada pengunjung bagaimana bentuk fosil itu dan bagaimana para ahli satwa purbakala merekonstruksi gambaran satwa yang hidup di masa jutaan tahun yang lalu.

Koleksi Fosil

Museum Satwa juga dilengkapi fasilitas Teater, menyajikan film-film tentang satwa dan kehidupannya di alam liar, ditambah dengan simulasi anatomi satwa agar pengunjung bisa mengetahui seluk-beluk satwa dengan lebih baik. Jika masih kurang puas dengan penjelasan tentang satwa, para guide yang profesional siap memandu wisatawan untuk menerangkan dan memberi informasi yang dibutuhkan oleh pengunjung.

Sajian Anatomi 3 Dimensional

Museum Satwa ini dirancang oleh dpavilion architects dari Surabaya. Dari hasil wawancara dengan principal dpavilion, Edwin Nafarin, Museum Satwa ini merupakan tahap awal dari pengembangan Jatim Park 2, nantinya di bagian tengah akan ada pula Hotel dan Resto berbentuk pohon besar. Sedangkan di sisi paling kanan ada Secret Zoo, kebun binatang dengan konsep kontemporer. Kita tunggu saja kejutan-kejutan berikutnya di Kota Batu.


Sumber : http://dpavilionarchitects.wordpress.com/2010/02/08/museum-satwa-mengguncang-dan-mengejutkan/

Ditemukan Mahkluk Yang Lebih Tua Dari Dinasaurus

Posted on 18.06 | By Admin | In

Ilmuawan menemukan makhluk mirip dinosaurus 10 juta tahun lebih tua dari dinosaurus yang dikenal sebelumnya. Herbivora terbaru itu bernama Asilisaurus kongwe.

Hewan itu hidup di tengah periode Triassic yakni sekitar 245 juta tahun lalu.

Ilmuwan mengatakan usia yang diketahui memberi petunjuk bahwa dinosaurus itu ada di bumi pada masa yang lebih awal daripada yang pernah dipikirkan.

Mereka menjelaskan temuan tersebut dalam jurnal Nature. Studi tersebut ditemukan oleh Dr Sterling Nesbitt dari Universitas Texas di Austin di Amerika Serikat.

Sterling mengatakan, "bukti baru ini memberikan hasil, kemungkinan bahwa dinosaurus merupakan salah satu dari beberapa grup hewan yang berdiversifikasi pada periode Triassic termasuk Silesaurus, Pterosaurus dan beberapa grup keluarga buaya."

Dr Randall Irmis dari Museum Sejarah Alam Utah di Amerika Serikat yang juga terlibat dalam studi, itu mengatakan bahwa grup makhluk tersebut, yakni Silesaurus adalah keluarga terdekat dari dinosaurus.

"Silesaurus adalah dinosaurus layaknya monyet dan dekat dengan manusia, semacam sepupunya. Karena makhluk hidup memiliki satu pohon keluarga maka cabang lainnya harus ada dalam waktu yang sama, jadi hasil penelitian tersebut adalah jenis dinosaurus lainnya yang belum pernah ditemukan," ujar Irmis.

Dia juga mengatakan bahwa makhluk tersebut tidak seperti apa yang diharapkan oleh peneliti dalam sepupu dinosaurus masa awal yang seharusnya terlihat.

"Makhluk sangat kecil yang sangat aneh," tegas Irmis. "Kami selalu berpikir bahwa keluarga di awal yang kecil, bipedal dan karnivora. Mereka berjalan dengan empat kaki dan memiliki moncong serta gigi layaknya hewan herbivora."

Dr Paul Barret, seorang paleontologis dari Museum Sejarah Alam di London mengatakan bahwa temuan tersebut menyediakan pada para ilmuwan informasi yang penting tentang bagaimana dinosaurus berevolusi.

"Makhluk tersebut berbagi banyak fitur tubuh dengan dinosaurus," ujar Barret.

"Mereka menunjukkan kepada manusia fase pertengahan antara reptil primitif dengan dinosaurus yang lebih terspesialisasi."

Catatan fosil mengindikasikan bahwa grup makhluk primitif tersebut punah mendekati 45 juta tahun setelah kemunculan mereka. Sementara dinosaurus dilain pihak, lebih sukses berada di Bumi dengan usia sekitar 165 juta tahun.

Keajaiban Mikroskop Elektron

Posted on 18.05 | By Admin | In