Apakah anda telah mendengar tentang badai matahari yang diramal akan terjadi tahun 2012 atau 2013? Pasti sudah banyak yang mengetahui yah apalagi semenjak film hollywood berjudul knowing mengambil gambaran tentang kehancuran bumi karena fenomena tersebut.
Di tambah lagi gosip panas merebak di dunia tentang terjadinya hari kiamat atau kehancuran alam semesta pada tahun 2012 membuat fenomena beberapa tahunan matahari ini disangkut paut kan kepada hal itu.
Seperti yang telah di katakan oleh Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Elly Kuntjahyowati pada tanggal 4 maret kemarin “Masyarakat banyak menghubungkan antara badai matahari tersebut dengan isu kiamat 2012 yang berasal dari ramalan Suku Maya. Ternyata, dari hasil pengamatan Lapan, badai matahari tidak akan langsung menghancurkan peradaban dunia,” begitulah ungkapnya.
Efek badai tersebut yang paling utama akan dirasakan pada teknologi tinggi seperti satelit dan komunikasi radio. Satelit dapat kehilangan kendali dan komunikasi radio akan terputus, daripada penasaran mendingan kita lihat saja video di bawah ini.
Nah jika kita telah melihat video tangkapan dari pesawat luar angkasa NASA diatas pasti ada timbul pertanyaan, apakah benar nanti pada tahun 2012 akan terjadi kejadian seperti itu dan berdampak besar kepada kehidupan dibumi?
Yang jelas jawaban dari pertanyaan diatas hanya lah sang pencipta yang sanggup menjawabnya karena manusia tidak bisa memastikan namun hanya bisa memperkirakannya saja.
Negara-negara maju berlomba mengeksplorasi Bulan karena Bulan diperkirakan kaya kandungan Helium 3.Gas tersebut dinilai sebagai sumber energi alternatif potensial untuk menggantikan sumber energi Bumi yang menipis. Sebagai salah satu negara paling maju di dunia, Jerman tidak ingin tertinggal dari negara-negara lain dalam mengeksplorasi potensi Bulan. Jerman saat ini mengaku sedang menabung untuk menjalankan misi pendaratan wahana tidak berawak ke Bulan pada 2015.
"Pendaratan Jerman di Bulan dapat dilakukan pada dasawarsa mendatang, sekitar 2015.Misi ini harus dilakukan karena Bulan adalah platform yang sangat baik untuk penelitian angkasa luar," ujar Menteri Perekonomian dan Teknologi Jerman Peter Hintze. Hintze mengungkapkan, misi Bulan itu diperkirakan memakan biaya sekitar USD2,2 miliar. Hintze mengakui, biaya itu memang sangat besar. Namun, Hintze meyakini, misi tersebut akan membuahkan manfaat yang setimpal. "Jerman memang sedang mengalami resesi paling buruk dalam enam dasawarsa.Tetapi,Bulan adalah sumber jawaban utama tentang bagaimana kita menjamin masa depan planet biru (Bumi) kita.
Misi tersebut saat ini belum bisa dilakukan karena dananya belum ada," tutur Hintze. Bulan menjadi objek eksplorasi besar-besaran karena Bulan diperkirakan kaya Helium 3. Gas tersebut dinilai sebagai sumber energi alternatif yang potensial untuk menggantikan sumber energi Bumi yang mulai menipis. Selain Jerman, negara-negara lain yang berlomba mengeksplorasi Bulan antara lain AS,Rusia,Jepang, dan China. Di antara negaranegara tersebut, negara yang paling ambisius mengeksplorasi Bulan adalah AS. Badan antariksa AS NASA berambisi mampu mendaratkan astronot di Bulan untuk tinggal di Bulan selama enam bulan. NASA pada saat ini sedang meneliti berbagai jenis desain wahana yang dapat digunakan manusia sebagai tempat tinggal di Bulan.
"Kami perlu tinggal cukup lama di Bulan.Kira-kira sekitar enam bulan. Sama dengan waktu yang kami habiskan untuk tinggal di Stasiun Antariksa Internasional (ISS),"ujar Direktur Advanced Capabilities Division NASA Carl Walz. Walz mengungkapkan, wahana yang akan menjadi pos pertama manusia di Bulan itu mungkin akan memilikidesainmiripISS. Padasaat ini, ISS dapat ditinggali tiga manusia dalam waktu cukup panjang. NASA bertekad menyelesaikan pembangunan pos Bulan pada 2010.Ada pun penerbangan NASA ke Bulan dijadwalkan berlangsung pada 2020.NASA pada saat ini sedang mendesain pula sistem transportasi, komunikasi, serta pembangkit listrik untuk mendukung operasi di Bulan.
"Kita akan tinggal di Bulan,bekerja di Bulan, melakukan pembangunan di Bulan, dan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Bulan,"papar Walz. Kepala badan antariksa Rusia ROSKOMOS Anatoly Perminov mengungkapkan pula, Rusia pada saat ini sedang mempersiapkan pembangunan roket antariksa baru untuk mengantarkan kosmonot Rusia ke Bulan pada 2020. Ambisi cukup besar juga datang dari China.Setelah sukses meluncurkan satelit Chang'e 1 pada 2007, China mulai merencanakan misi-misi lanjutan.Untuk membiayai misi-misi tersebut, China rela mengundang investor swasta. Padahal badan antariksa China dikelola oleh angkatan bersenjata.
"Proyek eksplorasi antariksa China berkembang pesat. Kami mendorong perusahaan swasta untuk turut serta dalam pengembangan teknologi antariksa. Kami juga mengundang pihak swasta untuk membiayai penelitian dan manufaktur terkait antariksa," tutur juru bicara badan antariksa China CNSA Li Guoping. China adalah negara ketiga dunia yang mampu meluncurkan manusia ke angkasa luar, setelah Uni Soviet dan AS. Kini, China berambisi mendaratkan manusia ke permukaan Bulan pada 15 tahun mendatang. Sebelum pendaratan manusia ke Bulan dilakukan, China akan lebih dulu mendaratkan wahana tidak berawak di sana.
Ilmuwan roket China Long Lehao mengungkapkan, China bahkan berencana membangun stasiun antariksa mulai 2020. "Tahun 2020 adalah masa kejayaan teknologi antariksa China. Pada saat itu kami akan mampu mendukung manusia untuk tinggal lebih lama di Bulan dan memanfaatkan sumber daya Bulan,"papar Direktur CNSA Ji Wu. Jepang pada 2007 juga sukses meluncurkan satelit pemantau Bulan Kaguya. Badan antariksa Jepang JAXA mengungkapkan, tugas- tugas Kaguya antara lain meneliti medan gravitasi Bulan untuk memudahkan pendaratan manusia. Jepang berencana mendaratkan astronot di Bulan pada 2020 untuk meneliti lebih cermat potensi energi di Bulan.
Kembali ke Eropa,Inggris rupanya tergiur pula melihat potensi energi Bulan. Karena itu, Inggris pun ingin turut mengeksplorasi Bulan. Namun, Inggris tidak bisa bekerja sendirian dalam melakukan penelitian terhadap Bulan.Karena itu, Inggris meminta bantuan NASA. Untuk mengeksplorasi Bulan, badan antariksa Inggris BNSC menyiapkan misi pemantauan Bulan bernama sandi MoonLITE (Moon Lightweight Interior and Telecoms Experiment). BNSC menyatakan, MoonLITE merupakan buah kerja sama antara BNSC dengan NASA. "Kerja sama ini adalah kemajuan besar. Misi MoonLITE akan menunjukkan keunggulan Inggris dalam membangun teknologi satelit, komunikasi, dan robot yang difokuskan untuk mengeksplorasi Bulan,"ujar Profesor Keith Mason, Chairman UK Space Board, yang menjadi badan pengawas BNSC. MoonLITE direncanakan meluncur ke angkasa luar pada 2012. Satelit tersebut sebagian besar dibangun perusahaan-perusahaan Inggris.
NASA membantu dalam bentuk konsultasi teknis dan menyediakan peralatan navigasi.Misi MoonLITE diperkirakan menelan biaya 100 juta pound sterling. Anggota tim MoonLITE antara lain Surrey Satellite Technology (SSTL), anak usaha University of Surrey,yang telah meluncurkan 27 satelit ke angkasa luar. MoonLITE diharapkan akan mampu mengamati wilayah Bulan yang tidak dapat dilihat oleh misi Apollo pada 1960-an dan 1970-an. "Seluruh pendarat Apollo mendarat pada wilayah khatulistiwa Bulan demi keselamatan. Dengan misi tidak berawak seperti MoonLITE,kita akan mampu mencoba misi-misi ilmiah yang lebih menantang," tutur System Engineer SSTL Andy Phipps.
Target-target MoonLITE antara lain wilayah kutub Bulan dan sisisisi Bulan yang tidak pernah terkena sinar Matahari. MoonLITE akan melayang di orbit Bulan namun satelit itu akan mampu menembakkan tiga atau empat proyektil berisi instrumen penelitian ke permukaan Bulan.
Selain banjir, senjata nuklir, polusi lingkungan, memburuknya iklim, dan lain sebagainya, menurut laporan majalah Discovery, AS, para ilmuwan juga memperhitungkan puluhan jenis bencana alam atau ulah manusia yang bisa mengakibatkan manusia mendekati kepunahan. Jaman sekarang, setiap saat orang-orang menyebarkan informasi tentang kepunahan spesies, sehingga kita mulai menyadari bahwa ini bukan sebuah fenomena perputaran alam yang baik. Para ilmuwan telah memperkirakan, bahwa rasio kepunahan spesies organisme sekarang adalah 1.000 kali lipatnya zaman fosil, menurut statistik bahwa di atas bumi secara aktual terdapat 99% spesies berada di ujung kepunahan. Dan pembunuh-pembunuh yang menghancurkan spesies ini, sebagian besar disebabkan aktivitas peradaban manusia saat ini. Aktivitas-aktivitas ini menyebabkan berbagai jenis makhluk hidup di bumi, termasuk manusia sendiri secara perlahan-lahan menuju ke dalam kondisi yang kritis, ada beberapa kondisi yang mungkin dapat dialami dalam gerakan putaran alam.
Mungkin Anda akan menganggap bahwa peringatan di atas hanya imajinasi sastrawan, namun di bawah pengamatan dan penyelidikan ilmuwan ditemukan bahwa dalam sejarah ratusan juta tahun, di atas bumi berkali-kali menyisakan bekas-bekas dihancurkan.
Spoiler for Kerak Bumi Berubah Posisi:
Ketika professor Charles H.Hapgood sedang mempelajari peta kuno Kutub Selatan, ia pernah mengemukakan hipotesa peralihan kerak bumi (Earth Crust Displacement).
Dalam kondisi tertentu, segenap kerak luar bumi mungkin dapat menggerakkan posisinya secara menyeluruh, bagaikan selembar kulit jeruk tak berisi, setelah kendor dan terkelupas, akan menggerakkan segenap posisinya.
Menurut hipotesa tersebut, kerak bumi setebal 30 mil dapat meluncur di atas inti bumi yang tebalnya 8 ribu mil, beberapa sarjana AS mengaitkan hipotesa ini dengan bencana dahsyat di Alaska dan Siberia pada 11 ribu tahun lampau. Mereka memprediksikan daratan di Kutub Selatan saat ini, ternyata adalah daerah berjarak sekitar 2 ribu mil sebelah utara Kutub Selatan.
Dan sebelum adanya peradaban manusia ini, minimal pada 6 ribu tahun silam, telah terjadi peralihan kerak bumi, segenap kerak bumi menggerakkan posisi, hingga menggeser daratan Kutub Selatan ke posisinya saat ini. Ini membuat daratan yang hangat mendadak menjadi dingin, dan secara perlahan diselimuti dengan es dan salju.
Dan di saat bersamaan, Alaska dan Siberia juga mengarah ke Kutub Utara, sehingga membuat daratan yang semula hangat dalam sekejab menjadi dingin “membeku”. Ini secara rasional telah menjelaskan tentang lapisan tanah beku di utara Siberia, gajah raksasa berbulu panjang yang ditemukan serta sejumlah besar binatang yang tidak dapat hidup di daerah dingin, seperti misalnya badak, banteng, kuda, gezelle, srigala, machairodont (harimau bergigi pedang), singa dan sebagainya, selain itu juga ada mayat manusia.
Spoiler for Ledakan Sinar Gamma:
Sinar Gamma adalah ledakan dengan kekuatan terdahsyat yang sudah diketahui di alam semesta saat ini, dan pengetahuan yang dipahami ilmuwan atas hal ini masih sangat terbatas.
Ilmuwan mendapati, bahwa sinar gamma (Gamma Ray Burst, GRB) yang berasal dari galaksi luar yang jauh, adalah energi yang dilepaskan kembali setelah hancurnya 2 bintang tetap, energi pancarannya sangat kuat dan tak dapat diduga, kurang lebih seribu kali lipatnya matahari.
Sebelum perubahan besar ini terjadi, manusia sama sekali tidak dapat mengamati perubahan sesudahnya, sehingga dengan demikian juga tidak tahu bagaimana cara mengantisipasinya. Jika terjadi, maka meski berada di tempat sejauh seribu tahun cahaya, dan meski pada malam yang biasanya cerah di sebuah tempat yang jauhnya tidak dapat Anda saksikan, ia juga akan terang secara tiba-tiba seperti matahari, kemudian melepaskan energi yang maha besar, dan menyinari bumi dengan pancarannya.
Meskipun lapisan atmosfer dapat melindungi kita terhindar dari serangan sinar Gamma dan sinar -X, namun pancaran-pancaran berenergi tinggi ini dapat membuat lapisan atmosfer menjadi panas dan menghasilkan nitrogenoksida, yang dapat secara serius merusak ozonosfer (lapisan ozon).
Yang lebih parah adalah ini dapat secara langsung mengacaukan proses fotosintesis plankton di samudera (mereka dapat menyuplai oksigen bagi atmosfer), merusak ekologi sekaligus juga menghancurkan rantai makanan.
Jarak sinar gamma yang ditemukan saat ini sangat jauh dari kita, meski pengetahuan yang diketahui ilmuwan atas hal ini sangat terbatas, namun dapat dibayangkan akibat yang mengerikan seandainya secara tiba-tiba ia menyinari bumi kita.
Spoiler for Planet Menabrak Bumi:
Pada 1908 silam, sebuah meteorit komet setinggi kurang lebih 200 kaki (± 60 m) pernah melintasi lapisan atmosfer, dan mengenai kawasan, Siberia, akibatnya terjadi ledakan di kawasan tersebut.
Menurut perhitungan astronom bahwa peristiwa sejenis akan terjadi setiap 100-300 tahun. Peristiwa ini, seandainya terjadi di samudera atau daerah yang jarang penduduknya, yang mana meskipun rasio kemungkinan manusia terhindar dari bencana ini sedikit lebih besar, namun ilmuwan mengatakan: terhadap planet besar, tidaklah penting di mana posisi yang diterjang mereka (planet).
Jika meteorit selebar ½ mil (± 800 m) menabrak bumi (± setiap 250 ribu tahun) meski tidak sampai menyebabkan kepunahan seluruh umat manusia, namun cukup memusnahkan pembangunan peradaban umat manusia sekarang.
Sebuah meteorit selebar 5 mil menabrak bumi dapat menimbulkan gempa, tsunami, letusan gunung berapi, dan mengakibatkan kepunahan yang lebih dahsyat, sama seperti akhir zaman dinosaurus.
Pada 1994 silam, ilmuwan berhasil mengamati seluruh proses tabrakan Comet Shoemaker-Levy 9 dengan Jupiter, ini menjelaskan bahwa planet menabrak bumi bukan tidak mungkin, juga bukan peristiwa mengerikan yang baru akan terjadi ratusan tahun kemudian.
Spoiler for Lubang Hitam:
Sistim galaktik pada umumnya dipenuhi dengan Lubang Hitam (black hole). Menurut prediksi ilmuwan secara garis besar, bahwa dalam sistem galaktik terdapat sekitar satu juta lubang hitam, benda-benda ini beredar sama seperti bintang lainnya.
Seandainya ada sebuah planet sedang akan mendekati kita, hal itu bisa kita prediksi, tapi jika seandainya itu adalah lubang hitam maka kita tidak akan mendapat peringatan. Jika sebuah planet yang akan menabrak bumi, para ilmuwan puluhan tahun silam bisa saja mengamati dan memprediksikan waktu maupun energinya secara konkret.
Namun lubang hitam tidak akan menabrak atau menghancurkan bumi, akan tetapi, ia -dengan kekuatan gravitasinya yang luar biasa- dapat mengacaukan orbit peredaran benda langit, sehingga suhu di bumi akan mengalami perubahan yang drastis.
Spoiler for Badai Matahari:
Selama beberapa tahun terakhir ini, matahari sudah memasuki perubahan periodik medan magnetik yang terjadi setiap 10-11 tahun. Dalam masa demikian, partikel dan pancaran kemungkinan akan menerpa ke bumi dengan kecepatan 1juta km/jam. Dan ancamannya terhadap bumi, adalah suatu hal yang tak dapat diperhitungkan para ilmuwan.
Pada April 2001 silam, sebagaimana yang diperkirakan ilmuwan, telah terjadi ledakan bintik matahari yang dahsyat di permukaannya, dan ini merupakan salah satu ledakan terbesar yang tercatat selama ini, untungnya solar Flare (letusan gas matahari) tidak mengarah ke bumi (lihat pada foto di atas).
Karena itu sebagian besar energi yang dilepaskan letusan protuberan tidak akan sampai menerjang bumi. Letusan protuberan atau gas matahari disebabkan ledakan tiba-tiba dari energi magnetik.
Letusan ini dapat menambah kecepatan gerak partikel matahari hingga mendekati kecepatan cahaya dalam beberapa detik, sekaligus membuat suhu di permukaan matahari naik hingga jutaan derajat.
Energi yang dilepaskan letusan protuberan bahkan mencapai miliaran ton energi yang dihasilkan ledakan bahan peledak.
sumber : http://www.download-anime-download-manga-download.com/forum/PIC-Bencana-Yang-Mungkin-ada-di-masa-depan
1. Venus, Sang Dewi Cinta, adalah planet yang paling terang di tata surya kita.
2. Meskipun berukuran dan mempunyai gaya gravitasi yang sama dengan Planet Bumi, Atmosfer Venus penuh dengan asam sulfur yang mematikan.
3. Tertutupi oleh lapisan tipis batu-batuan, Merkurius adalah sebuah bola besar yang terbuat dari besi dan mempunyai gaya tarik yang kuat untuk planet seukurannya.
4. Magnet yang paling kuat di jagad raya adalah Magnetar, suatu bintang neutron yang langka. Sampai saat ini baru ditemukan 10 penemuan Magnetar.
5. Matahari kita sangat jauh jaraknya sehingga jika bahan bakarnya telah habis, kita tidak akan menyadarinya sampai 8 menit kemudian.
6. Planet Merah, Mars, tidak mempunyai lapisan ozon dan tidak memiliki pelindung apapun terhadap sinar ultra violet. Hal ini membuatnya tidak dapat ditinggali oleh manusia.
7. Dengan meneliti meteorit-meteorit yang ditemukan di Bumi, kita dapat mengetahui bahwa umur Planet Bumi adalah 4,6 milyar tahun.
8. Planet Jupiter berputar pada porosnya (berotasi) dengan kecepatan yang menakjubkan sehingga menimbulkan angin dengan kecepatan ratusan mil per jam di atmosfernya. Kayak gasing gan !!! (bumi kita kan berotasi 24 jam jadi siang 12 jam malam 12 jam, kalau jupiter siang malamnya gimana tuh?)
9. Planet Saturnus adalah sebuah bola raksasa yang terbuat dari gas, sehingga planet ini dapat mengapung di atas air.
Olympus Mons, adalah gunung terbesar planet Mars yang juga merupakan gunung terbesar di tatasurya (Solar System) kita. Gunung ini menjulang dengan tinggi mencapai 27 km dan memiliki diameter 550 km. Pada bagian kakinya, Olympus Mons di kelilingi oleh tebing terjal dengan ketinggian minimum 6 km. Pada bagian puncaknya, gunung ini memiliki kawah berdiameter 85 km.
Anda bisa menumpukkan tiga buah Mount Everest, titik tertinggi di bumi, dan gunung ini masih lebih tinggi dari tumpukan itu.
Gunung berdiameter terbesar di bumi adalah pegunungan Mauna Loa (Hawai) yang memiliki diameter sepanjang 120 km. Bandingkan dengan diameter Olympus Mons (550 km).
1. Dalam sehari anda akan mengalami 16 kali 'Sunrise'
Spoiler for sunrise:
Matahari terbit dan tenggelam setiap 90 menit di orbit rendah bumi membuat seseorang akan sangat sulit untuk tidur jika dibandingkan dengan waktu normal.
2. Anda akan tumbuh lebih tinggi
Spoiler for taller:
Tanpa adanya tekanan gaya gravitasi seperti di bumi tulang belakang anda akan memanjang membuat anda akan lebih tinggi sekitar 5-8cm. Sayangnya penambahan tinggi ini biasanya diikuti oleh sakit di bagian punggung dan saraf belakang.
3. Anda akan berhenti mendengkur
Spoiler for snoring:
Di tahun 2001 penelitian menunjukkan seorang astronot yang biasanya tidur mendengkur di bumi, berhenti mendengkur ketika tidur di luar angkasa
4. Beberapa makanan butuh air untuk dapat dimakan
Spoiler for water:
Garam dan merica tersedia juga di luar angkasa tapi dalam bentuk cair. Jika menggunakan garam dan merica yang normal seperti di bumi maka garam dan merica itu akan melayang dan tidak bisa dicampur dengan makanan.
5. Waktu terlama seseorang tinggal di luar angkasa adalah 438 hari.
Spoiler for waktu:
Rekor misi terlama di luar angkasa dipegang oleh astronot russia bernama Valeri Polyakov yang menyelesaikan misi selama 438 hari di luar angkasa.
6. Hanya 3 orang yang pernah meninggal di luar angkasa
Spoiler for died:
Dari 439 astronot yang pernah berangkat ke luar angkasa hingga tahun 2004, 11 orang meninggal dalam kecelakaan ketika latihan dan 18 meninggal dalam kecelakaan penerbangan. Dari 18 orang itu hanya kru Soyuz 11 di tahun 1971 lah yang benar - benar meninggal di luar angkasa. Ketiga orang itu adalah Georgi Dobrovolski, Viktor Patsayev, dan Vladislav Volkov.
7. Hampir semua astronot mengalami 'mabok angkasa'
Spoiler for mabok:
Gravitasi luar angkasa yang hampa membuat astronot seolah merasa tubuhnya naik turun sehingga menyebabkan mereka mabok angkasa.
8. Hal tersulit untuk disesuaikan ketika kembali dari luar angkasa adalah ketika anda melepaskan barang, barang itu jatuh
Spoiler for jatuh:
Menurut fakta, astronot kerap kali sulit untuk menyesuaikan kembali kondisi di bumi untuk tidak melepaskan barang - barang begitu saja seperti yang mereka lakukan di luar angkasa yang mana jika mereka lakukan di luar angkasa, barang itu akan melayang sedangkan jika dilakukan di bumi, barang itu pecah..
9. Radiasi cosmic membuat anda melihat cahaya yang menyilaukan
Spoiler for flash:
Sering kali astronot melihat cahaya menyilaukan yang datang dari kejauhan. Kenyataannya cahaya itu tidak ada, ini disebabkan oleh "Subatomic bullets". Ketika sebuah bullet mengarah ke retina kita, maka mata akan mengirim sinyal palsu ke otak yang mana akan direspon seolah - olah mata melihat cahaya menyilaukan. Banyak dari astronot yang mengalami hal ini mendapat penyakit katarak ketika sudah kembali ke bumi.
10. Ketika berada di luar angkasa, anda mungkin hanya membasuh diri untuk membersihkan diri.